THE 7 HABITS of
HIGHLY EFFECTIVE PEOPLE
1.
Kebiasaan 1 : Jadilah Proaktif
Bersikap proaktif adalah
lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung
jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di
masa mendatang), dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta
nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan.
- Real
life: Ketika kita mengucapkan suatu
perkataan baik itu memiliki makana positif maupun negative tentunya kita
harus bisa mempertanggung jawabkan atas apa yang kita ucapkan dan berani
menggambil resikonya.
- Keperawatan:
Sebagai perawat tentunya kita harus berani bertanggung jawab atas semua
resiko yang kita ambil pada saat menangani klien. Contoh nya pada saat
kita melakukan tindakan implementasi keperawatan kepada pasien.
2.
Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir
Segalanya diciptakan dua
kali – pertama secara mental, kedua secara fisik. Individu, keluarga, tim, dan
organisasi, membentuk masa depannya masing-masing dengan terlebih dulu menciptakan
visi serta tujuan setiap proyek secara mental.
- Real
life: Dalam mencapai suatu kesuksesan
yang ingin kita capai pastinya kita harus memiliki visi serta tujuan yang
jelas. Dengan adanya visi dan tujuan yang jelas maka tindakan yang kita
lakukan sudah memiliki kerangka yang merujuk pada hasil yang akan kita
capai nantinya karena proses yang memiliki visi dan tujuan yang jelas
tidak akang menghianati hasil yang akan kita dapat.
- Keperawatan: Pada saat melakukan tindakan pada klien di Rumah Sakit, tentunya kita harus melewati tahap – tahap yang ada dimana di dalam tahap – tahap tersebut memiliki visi dan tujuan yang jelas dalam setiap tindakannya yang semata – mata hanya untuk mencapai hasil yang sangat maksimal yaitu Kesembuhan Klien itu sendiri.
3.
Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama
Mendahulukan yang utama
adalah penciptaan kedua secara fisik. Mendahulukan yang utama artinya
mengorganisasikan dan melaksanakan, apa-apa yang telah diciptakan secara mental
(tujuan Anda, visi Anda, nilai-nilai Anda, dan prioritas-prioritas Anda).
Hal-hal sekunder tidak didahulukan.
- Real
life: Seperti hal nya dalam hal nasihat sosial yang sering kita dengar
yaitu “ dahulukan lah kepentingan
kelompok/masyarakat diatas kepentingan sendiri/individu. “
- Keperawatan:
Seperti pada saat melakukan implementasi kepada klien dimana pada saat
kondisi tertentu seorang perawat harus bisa memilih diantara keluhan klien
yang dapat mengancam jiwa dan harus di dahulukan disamping keluhan lain
yang disampaikan oleh klien.
4.
Kebiasaan 4 : Berpikir Menang/Menang
Berpikir menang/menang
adalah cara berpikir yang berusaha mencapai keuntungan bersama, an didasarkan
pada sikap saling menghormati dalam semua interaksi.
- Real
life: Bekerja sama dalam organisasi/kelompok tertentu yang memiliki tujuan
yang sama dapat meningkatkan kemungkinan tujuan tersebut dapat di raih
dengan seksama.
- Keperawatan:
Kolaborasi yang baik antara tenaga medis dengan ahli – ahli yang lain dalam
melayani klien dapat meningkatkan kemungkinan kesembuhan klien yang optimal
sampai maksimal.
5.
Kebiasaan 5 : Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu,
Baru Dipahami
Kalau kita mendengarkan
dengan seksama, untuk memahami orang lain, ketimbang untuk menanggapinya, kita
memulai komunikasi sejati dan membangun hubungan. Kalau orang lain merasa
dipahami, mereka merasa ditegaskan dan dihargai, mau membuka diri, sehingga peluang
untuk berbicara secara terbuka serta dipahami terjadi lebih alami dan mudah.
- Real
life: Saling memahami antar sesama teman maupun yang lainnya dengan niat
untuk saling menghargai dalam membentuk suatu hubungan yang terbuka antar sesame
tanpa adanya ego yang dipaksakan didalamnya.
- Keperawatan: Sebagai perawat dalam mengambil tindakan yang memiliki resiko tentunya kita perlu mendengarkan nasihat atau masukan dari teman sejawat yang memiliki pengalaman dengan hal tersebut. Dengan memahami maksud serta mebuka diri dengan menerima masukan tersebut dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan serta membangun hubungan yang lebih baik dengan teman sejawat.
6.
Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi
Sinergi adalah soal
menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara
ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Memanfaatkan
perbedaan - perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah, memanfaatkan peluang.
Tim-tim serta keluarga-keluarga yang sinergis memanfaatkan kekuatan
masing-masing individu sehingga secara keseluruhannya lebih besar seperti ini
mengenyampingkan sikap saling merugikan.
- Real
life: Membuat perbandingan serta solusi dengan mengabungkan pemikiran –
pemikiran baru tanpa memaksakan kehendak individu maupun kelompok tertentu.
- Keperawatan:
Bekerja sama dan berkolaborasi dengan pihak terkait untuk mewujudkan
promosi kesehatan bagi masyarakat
7.
Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji
Mengasah gergaji adalah
soal memperbaharui diri terus-menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar:
fisik, sosial/emosional, mental, dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang meningkatkan
kapasitas kita untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan efektif.
- Real
life : Menempa diri dengan belajar serta merenung dari pengalaman masa
lalu dan masukan nasihat dari orang lain membuat kita bisa menatap
kehidupan di masa yang akan datang dengan penuh harap dan mental yang kuat
serta jasmani yang sehat.
- Keperawatan:
Peningkatan Skill/kemampuan dengan mengkuti berbagai Seminar serta
pelatihan yang ada dapat membantu kita dalam hal memperbaharui diri dalam
bidang/skill yang kita kerjakan.
#RIZKINURHIMAWAN #2BSIKEPERAWATAN #STIKESMI #PMK (PENDIDIKANMORAL&KARAKTER) #THE7HABITSofHIGLYEFFECTIVEPEOPLE